A new stage has come approach...
Come what may...
Sudahkah anda tim-pang hari ini ?
|
Sudahkah anda tim-pang hari ini ? |
|
Sunday, January 30, 2005Sunday, January 16, 2005
kau buatku terjatuh dan terjatuh lagi
kau buatku merasakan yang tak terjadi semua yang terbaik dan yang terlewati semua yang terhenti tanpa kuakhiri ---Diambil dari Peter Pan "Kukatakan Dengan Indah", untuk F Ehem, bloggie. Pernah ngerasa bosen jadi blogger ga ? Kalo bilang pernah, berarti hari ini kamu lagi jujur yah, hihihi :D. Sekarang, aku lagi kepengen bawel. Aku cukup senang hari Rabu kemarin (tanggal 12 Januari 2005 - red) - 2 kali seneng - karena bisa beli Supernova seri Akar (yang sudah lama diincar setelah bisa pinjem dari Ira - yang konon lebih kejam dari pembajakan :P) sama Petir (Ga nyangka bisa keluar men!!! Setelah penantian yang cukup lama). Pake duit hasil kerja sendiri lagi. Gimana ga seneng ? Ada temen yang dah beli, dan mereka seneng banget bacanya. Makanya, sepanjang Rabu dari jam 9 lewat 15 pagi - setelah malam yang capek - terus baca Petir ampe jam 9 malem - setelah melewati tekanan pra sidang yang lumayan berat (tidak bisa didefinisikan dalam kilogram :P). Cuma, sedikit kembali ke belakang, pas kelas KM, ada yang mo liat2 buku Petirnya, terus (sepertinya) rada merinding setelah melihat ada cerita pasangan gay di awal cerita (harap dicatat : BENAR-BENAR MERINDING - pake huruf kapital biar lebih mantep). Ee...ee mau seneng aja, koq susah banget ya? Dalam hati langsung muncul banyak banget kata-kata - yang seandainya bisa langsung ditumpahkan, hidup bakalan jadi lebih klop : Versi psikolog (barangkali) : Jadi, anda pasti sering ketipu sama sampul buku yang cakep-cakep ? Versi halus (barangkali juga) : So, anda tipe orang seperti ini rupanya ? Sungguh sangat disayangkan. Versi kekanak-kanakan : ealah, kuno banget ini abang ? Versi fanatik : Hey, masak cuma gara-gara Ruben ama Dimas lu langsung buang bukunya ? Orang tipe lu mah tipe setengah-setengah. Jadi, sori aja kalo lu jawab "ya" pas ditanya "kamu bakalan tetep jadi temen seseorang meski dia dah terkena aids ?". Bullshit gede, kecoak, taik sapi, makan tuh idealisme orang-orang tolol !!! Pandang hidup lebih luas dikit kek !!! Bodo amat lah. Justru sisi real kaya gini yang gw butuhin, bukan cuma sekedar teori brengsek tetek-bengek dari buku-buku yang bahkan penulisnya aja cuma bisa ngeracap cuap-cuap lipsing ala orang sok penting. Tolol memang. Makasih banyak buat mbak Dee yang dah nulis cerita Supernova. Beban (sekali lagi bukan dalam kilogram) dah sedikit lenyap. Efek sampingnya, sisi berani-realisnya mulai nongol :P Sebelumnya maap dulu kalo ade kate-kate yang engga berkenan di hati, tapi kalo ga ditumpahin ke luar, rasanya kurang sreg ato gimana gitu deh : 1. Baik ce ato co selalu ngeliat fisik pas lagi gencar-gencarnya PDKT. Pengen bilang engga ? Sedikit dipertanyakan. 2. Size doesn't matter. Oh yeah ? Masak ? Yang bener ? EHEM... 3. Ok, mungkin ga semua orang kaya gitu, tetapi SEBAGIAN BESAR ORANG kaya gitu (ga bisa didefinisikan dalam persen, berhubung belom ada data statistiknya - red) 4. dkk, dst, dll. (ditulis demikian, karena hampir mencakup semua bidang, mulai dari bisnis sampai politik. Cuma, kalo 3 diatas, sudah disensor sampe versi ABG-nya aja - red) Ehem... sudah cukup curhatnya, kembali ke sesi blablabla :D Sekarang, memang cukup banyak yang dipikirin sih, mulai dari skripsi yang sedikit diomelin sama dosen gara-gara sedikit kekonyolan mahasiswa :P, sampai masalah "pengen seperti Elektra" - akibat virus bernama Supernova. Aku baru sadar, kalo kita itu mirip sama Operating System. Bedanya, cuma di versinya aja, dan ga ada kesamaan. Antara OS versi Endoch - misalkan - dengan OS versi Vendy, pasti ga sama. Kalo OS versi Endoch begini, OS versi Vendy begono. Setiap kali Disket, CD, ato DVD yang masuk ke otak gw, pasti langsung berpengaruh banyak sama kejiwaan gw. Contohnya, masukin CD isinya lagu-lagu Incognito-Deep Water, maka terciptalah program exe "Filsafat Malam Ala Vendy" dalam waktu hanya 10 detik. (Angan-angan belaka, meski separuh benar - red) Akibatnya, sekarang cukup banyak Program Filosofi di otak kanan yang campur aduk kaya "es teler ga jelas", tapi, rasanya uenak tenan. Ada manis, asin, asem, pahit, sepet, pedes, semua jadi satu deh. Bukan cuma kata ok atau enggak atau begitulah atau ada deh, tapi ini salah satunya : "Kalo ga bisa, terus aja coba. Siapa tau, besok lu bisa. Kalo ga bisa, mungkin lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan, 10 tahun lagi, siapa yang tau ? Iya ga ?" Filsafat mandek ala Vendy setelah dicekoki lagu-lagu Marylin Manson dan diinstall AKAR dan PETIR. Ya sudahlah. Sambil membiarkan tangan mengetik-ngetik, membiarkan mulut mengunyah potongan-potongan pepaya kesukaan bunda, membiarkan kuping mendengar kombinasi lagu Peter Pan(dengan Kukatakan dengan Indah - red), Marylin Manson(dengan This is a new shit, Mobscene, doll dagga buzz buzz - red), Eminem(dengan Without me versi uncensored - red), Diana Krall(dengan kumpulan lagu di album Her Best-nya - red), Incognito(macem-macem - red), Frank Sinatra (macem-macem juga - red), dan Ayumi Hamasaki(paling muacem-muacem - red), kemudian membiarkan pikiran sedikit mengawang-awang, akhirnya www.blogger.com kedatangan lagi satu cerita penuh kata tanpa makna. (kumpulan tumpahan kata pada suatu malam yang panas sampai engga bisa tidur) Monday, January 10, 2005
********************************************************************
Seperti halnya bulan dan matahari yang tidak pernah terlelap Seperti itu jugalah aku selalu memikirkan dirimu Setiap detik yang diberi Setiap nafas yang diberi Setiap saat itulah diriku memikirkanmu Maafkan aku yang selalu semaunya sendiri Maaf Untuk F. ******************************************************************** Sekiranya, setelah seorang temenku yang memarahiku akibat pikiran beracun yang selalu ada setiap saat, aku mulai tenggelam dalam novel, pengalaman pribadi yang diceritakan oleh mereka-mereka yang bersedia berbagi, sekumpulan pekerjaan yang aku cintai, kumpulan lagu melankolis pilihanku, dan nasihat-nasihat klasik orang tua. Sekali lagi, sisi melankolisku kembali aktif, untuk yang kesekian kalinya. Jujur saja, aku akan selalu mengucapkan kata-kata seperlunya, seolah-olah bandwithku telah habis, kecuali ada topik/permasalahan yang menarik perhatianku. Sekarang, aku mulai merasa "menipis", seolah-olah orang-orang yang dulu sering berkata "Aku mengerti perasaanmu" sudah menghilang satu-persatu, entah mereka mulai tidak mengenal diriku lagi, atau sebaliknya, aku yang mulai tidak mengenal mereka. Barangkali, setiap orang pun ingin diberi label "Awas, barang pecah belah" atau "Dilihat boleh, dipegang jangan". Di saat seperti ini, aku lebih senang melakukan pencarian tak berujung, seolah-olah aku terus berharap bahwa ada sesuatu yang menunggu diriku di akhir perjalananku. Siapa yang tahu ? Mungkin sekarang, hanya Dia yang tahu. Saturday, January 01, 2005
"Aku hanyalah manusia biasa yang menginginkan kehangatan dalam rangkaian jalur kehidupanku. Salahkah aku bila itu yang aku cari dan aku impikan selama ini ? Bukankah setiap jiwa di dunia ini juga mengharapkan hal yang sama ? Kehangatan yang selalu didambakan, meski terkadang, kehangatan itu hanya tinggal impian belaka... Sekarang, aku terjebak di antara memori dan impian masa lampau. Semoga, Dia Yang Bijaksana dapat memberikan kekuatan dan bersedia mengajarkan ke-Bijaksanaan-nya kepada setiap insan yang ingin hidup dalam dunia ini."
Thanx bloggie, atas kesediaannya menampung semua keluh-kesah dan cerita-ceramah yang terkadang menyakitkan. Juga kepada mereka yang datang untuk membaca tulisan aneh-bin-ajaib + mustahil-bin-mustajab milikku. Semoga, kita semua diberi kekuatan lebih untuk menghadapi hari-hari yang baru di tahun 2005. Met tahun baru semuanya. Beginnings come at random, but endings always have a reason (Ayumi Hamasaki)
Subscribe to:
Posts (Atom)
|
|
|
|
|
Blog Archive
|
About Me
|